1- Hadis Sunan Ibnu Majjah Jilid 4. Hadis Nombor 4077.
dari Abu Umamah Al-Bahiliy, dia berkata: Rasulullah saw. berkhutbah kepada kami, sementara kebanyakan khutbahnya itu pemberitaan yang kami mewartakannya mengenai Dajjal, dan beliau menakut-nakuti agar waspada terhadap Dajjal. Nabi bersabda: "Bahwasanya tidak terjadi fitnah di bumi semenjak Allah menciptakan anak cucu Nabi Adam yang lebih berat daripada fitnah Dajjal. Dan sesungguhnya Allah tidak mengutus seorang nabi kecuali dia menakut-nakuti umatnya akan Dajjal. Dan saya adalah akhir para Nabi, sedangkan kamu sekalian adalah umat yang ierakhir. Dan dia "yakni Dajjal- keluar di tengah-tengah kaUan, tidak dapat tidak. Kalau dia keluar, sementara saya berada di tengah-tengah kalian, maka saya dapat membela setiap orang muslim. Tapi kalau dia keluar sepeninggalku, maka setiap orang adalah dapat membela dirinya masing-masing. Sedangkan Allah adalah Dzat yang mengurusi setiap orang muslim kerana saya. Dan sesungguhnya Dajjal itu keluar dari jalan antara Syam dan Iraq. Lalu dia membuat kerusakan sebelah kanan dan kiri -yakni: daerah yang dilaluinya-. Wahai hamba-hamba Allah, tetaplah kamu sekalian pada agama Islam. Sebab sesungguhnya saya itu akan menyebutkan kepada kalian sifat/identiti Dajjal yang tidak pernah disebutkannya oleh seorang nabipun sebelumku. Sesungguhnya dia (Dajjal) mulai berkata: "aku adalah seorang nabi dan tidak ada nabi setelah aku". Kemudian dia memuji, lalu berkata: "Aku adalah tuhanmu sekalian". Kamu sekalian tidak dapat melihat Tuhan kalian, sehingga (sebelum) kalian meninggal dunia. Sesungguhhya Dajjal itu matanya buta sebelah, sementara Tuhan kalian tidak buta sebelah matanya. Dan sesungguhnya Dajjal itu, di antara kedua matanya tertulis: KARR, yang dapat dibaca oleh setiap orang mukmin, baik yang dapat menulis maupun yang tidak dapat. Dan termasuk fitnahnya adalah dia disertai oleh syurga dan neraka. Maka neraka Dajjal adalah surga, dan syurganya justru neraka. Maka barangsiapa yang mendapat cubaan dengan nerakanya, maka hendaklah dia mohon pertolongan kepada Allah, dan hendaklah dia membaca pembukaan surat Al-Kahfi; maka neraka itu menjadi terasa dingin dan mensejahterakan baginya, sebagaimana yang pernah terjadi api pada nabi Ibrahim. Sesungguhnya termasuk fitnahnya, yaitu dia -Dajjal-mengatakan kepada seorang Badui - yakni: Arab kampung-: "Bagaimana pendapatmu, kalau aku membangkitkan ayah dan ibumu kepadamu, apakah kamu mahu bersaksi bahawasanya aku adalah tuhanmu?" Lalu dia menjawab: "Ya". Kemudian ada dua orang Setan yang berujud ayah dan ibunya, lalu -Dajjal" adalah tuhanmu". Dan sesungguhnya termasuk fitnahnya, yaitu dia diberi kuasa untuk menguasai seseorang, lalu dia membunuhnya dan menggergajinya dengan gergaji, sehingga terbuang menjadi dua bahagian Kemudian dia berkata: "Lihatlah oleh kalian kepada hambaku ini. Sesungguhnya aku telah membangkitkannya sekarang, kemudian dia malah menganggap bahawa dia mempunyai Tuhan selain diriku". Selanjutnya, Allah membangkitkannya. Dan Dajjal berkata kepadanya: "Siapakah tuhanmu.". Maka dia menjawab: "Tuhanku adalah Allah, dan kamu adalah musuh Allah. Kamu adalah Dajjal. Demi Allah, bukankah aku setelah itu, pada hari ini justru lebih mengetahui tentang kamu". Abul-Hasan Ath-Thanafisiy berkata: Maka mewartakan kepada kami Al-Muharibiy, mewartakan kepada kami 'Ubaidullah bin AL-Walid AlWashshafiy, dari 'Athiyah, dari Abu Sa'id, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: "Orang tersebut adalah umatku yang paling tinggi darjatnya di dalam syurga". Dia --perawi-- berkata: Abu Said berkata: Demi Allah, kami tidak mengetahui orang yang tersebut itu melainkan bernama 'Umar bin Al-Khaththab, sehingga dia telah melalui jalannya. Al-Muharibiy berkata: Kemudian kami merujuk kepada hadisnya Abu Rafi'. Beliau saw. bersabda: "Dan sesungguhnya termasuk fitnahnya, yaitu Dajjal memerintahkan langit agar menurunkan hujan, maka langit terus hujan. Dia memerintahkan bumi agar menumbuhkan -tetumbuhan-, maka terus bumi menumbuhkannya. Dan sesungguhnya termasuk fitnahnya, yaitu Dajjal melalui suatu perkampungan, penduduknya mendustakannya dan tidak tersisa satupun binatang piaraan, kecuali musnah/mati. Dan termasuk fitnahnya (lagi), yaitu Dajjal melalui suatu perkampungan lalu penduduknya membenarkan ucapannya. Selanjutnya Dajjal memerintahkan langit agar menurunkan hujan, lalu terus langit menurunkan hujan. Dan dia memerintahkan bumi agar menumbuhkan - tetumbuhan-, lalu terus bumi menumbuhkannya, sehingga binatang-binatang ternak mereka pulang pada hari itu gemuk dan besar, perutnya kenyang, dan susunya penuh air susu. Bahwasanya tidak ada suatu bumipun yang tersisa, kecuali Dajjal telah menginjaknya dan membuat kerusakan, selain Mekah dan Madinah. Dajjal tidak dapat mendatangi keduanya dari jalan di antara dua gunung Mekah dan Madinah, kecuali ada malaikat yang menampakkannya dengan pedang-pedang terhunus, sehingga dia singgah di gunung kecil yang merah, yaitu di tanah yang kering/tandus. Maka Madinah menggoncang penduduknya tiga goncangan, lalu tidak tertinggal orang munafik, pria atau wanitanya, kecuali dia keluar menuju ke gunung kecil yang merah itu. Maka Madinah meniadakan orang yang buruk, seperti halnya tempat bara api menghilangkan kotoran/karat besi. Hari demikian itu disebut hari pembersihan". Ummu Syarik binti Abul-'Akar berkata: "Ya Rasulullah, dimanakah orang Arab waktu itu?" Beliau menjawab: "Mereka, pada waktu itu, sedikit. Sebagian besar mereka berada di Baitul-Maqdis, sedangkan pemimpin mereka adalah seorang lelaki yang saleh. Maka sewaktu pemimpin/imam mereka maju untuk mengerjakan solat Subuh mengimami mereka, tiba-tiba 'Isa bin Maryam turun kepada mereka di waktu Subuh. Selanjutnya, sang imam kembali ke belakang, berjalan mundur agar Nabi 'Isa maju mengimami solat orang-orang. Kemudian 'Isa meletakkan tangannya pada antara kedua bahu sang imam, kemudian mengatakan kepadanya: "Majulah dan kerjakanlah solat "sebagai imam-. Sebab solat itu sudah diiqamatkan untukmu". Kemudian imam mereka mengerjakan solat dengan mereka. Maka ketika dia mahu pergi, maka 'Isa as. berkata: "Bukakanlah olehmu sekalian pintu itu" lalu pintu dibuka, sedangkan dibelakang pintu ada Dajjal yang disertai oleh 70 (tujuh puluh) ribu orang Yahudi, yang setiap mereka mempunyai pedang yang dihiasi dan bertoga hijau. Maka bila Dajjal melihat beliau -nabi 'Isa-, maka dia lebur-hancur sebagaimana hancurnya garam dalam air, dan dia lari ketakutan. Dan 'Isa as. berkata: "Sesungguhnya aku mempunyai suatu pukulan kepadamu yang kamu tidak bakal mendahului/menghindarkan pukulan dariku". Lalu beliau dapat menyusul Dajjal di pintu Lud sebelah timur (yakni: Sebuah tempat di Syam. Menurut informasi lain: tempat di Palestina), maka beliau 'Isa dapat membunuh Dajjal, lalu Allah mengusir orang Yahudi hingga porak poranda. Tidak ada sesuatu ciptaan Allah yang dapat dijadikan bersembunyi oleh orang Yahudi kecuali Allah menjadikan sesuatu itu dapat berkata-kata. Tidak ada batu, pohon, dinding dan binatang (kecuali Gilarqad/pohon berduri. Sebab dia itu termasuk pohon mereka. Dia tidak mahu berbicara) melainkan dia mengatakan: "Wahai hamba Allah yang muslim, inilah orang Yahudi. Kemarilah, bunuhlah ia -yakni: Yahudi itu-". Rasulullah saw. bersabda: "Sesungguhnya harinya/masanya itu adalah selama 40 (empat puluh) tahun. Setahun seperti setengah tahun, setahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu/sejum'ah dan akhir hari-harinya adalah bagaikan bunga api. Di pagi hari, salah seorang di antara kalian tiba di pintu Madinah, tapi dia tidak sampai di pintunya yang lainnya hingga petang hari". Lalu ditanyakan kepada beliau saw.: "Wahai Rasulullah bagaimana kami dapat mengerjakan solat di hari-hari yang pendek itu?" Beliau menjawab: "Yaitu kamu sekalian menghitung solat pada waktu itu, sebagaimana kalian memperkirakan pada hari-hari yang panjang ini, kemudian solatlah kamu sekalian". Rasulullah saw. bersabda: "Maka akan ada 'Isa bin Maryam di tengah-tengah umatku adalah sebagai hakim yang adil, pemimpin yang berlaku adil. Beliau menghancurkan palang salib membunuh babi dan meletakkan -tidak menerima pembayaran pajak dari orang kafir-. Beliau meninggalkan sedekah/zakat - lantaran banyak harta-. maka tidak ada kambing dan unta yang dijalankan. Permusuhan dan kebencian dihilangkan. Racun dari setiap yang memiliki racun dilenyapkan. Racun dari setiap yang memiliki racun dilenyapkan, sehingga seorang bocah/anak kecil memasukkan tangannya kedalam ular, maka tidak membahayakannya. Seorang bocah perempuan membawa lari singa, maka tidak membahayakannya. Serigala di tengah-tengah kambing adalah dia itu bagai anjing yang menjaganya -yakni: bersahabat-. Bumi dipenuhi kedamaian, sebagaimana bejana dipenuhi oleh air. Hanya ada satu ungkapan: Tidak boleh disembah kecuali kepada Allah dan perang berhenti/selesai. Orang Quraisy kerajaannya dirampas. Dan bumi adalah bagaikan piring besar dari perak, yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya di masa Adam, sehingga suatu kaum berkumpul/merubung setandan anggur, maka dapat mengenyangkan mereka. Dan suatu kaum merubung buah delima, maka buah itu dapat mengenyangkan mereka. Lembu hanya seharga harta begini, begitu. Dan kuda hanya beberapa dirham". Mereka "para sahabat" bertanya: "Wahai Rasulullah, apa yang menyebabkan harga Kuda murah .". Beliau menjawab: "Karena dia tidak dipakai/dinaiki untuk berperang selama-lamanya". Ditanyakan kepada beliau saw.: "Lalu apa yang menyebabkan lembu harganya mahal.". Beliau menjawab: "Dia dipakai' untuk membajak tanah semuanya. Dan sesungguhnya sebelum keluarnya Dajjal selama 3 (tiga) tahun kekeringan yaitu: Manusia mengalami musibah kelaparan yang sangat. Allah memerintahkan langit, pada tahun yang pertama, agar ia menahan 1/3 (sepertiga) hujannya, dan memerintahkan bumi agar. menahan 1/3 (sepertiga) tumbuh-tumbuhannya. Kemudian memerintahkan langit, pada tahun kedua, agar ia menahan 2/3 (dua pertiga) hujannya dan memerintahkan bumi agar menahan 2/3 (dua pertiga) tumbuh-tumbuhannya. Kemudian Allah memerintahkan langit, pada tahun ketiga, maka ia menahan hujannya semuanya, lalu tidak meneteskan sama sekali. Dan memerintahkan bumi, maka ia menahan tumbuh-tumbuhannya semuanya, lalu ia tidak menumbuhkan tetumbuhan yang hijau sama sekali, lalu tidak ada tersisa binatang-binatang yang mempunyai kuku berbelah kecuali musnah, melainkan -pa yang dikehendaki oleh Allah". Ditanyakan kepada beliau: "Lalu apa yang menyebabkan hidupnya manusia pada zaman tersebut.". Beliau menjawab: "Yaitu bacaan: Tahlil, takbir, tasbih, tahmid, dan yang demikian itu berjalan pada mereka seperti jalannya makanan". Abu 'Abdullah berkata: Saya mendengar Abul-Hasan Ath-Thanafisiy mengatakan: Saya mendengar 'Abdur-Rahman Al-Muharibiy mengatakan: Seyogyanya hadis ini diserahkan kepada seorang pendidik, sehingga dia mengajarkannya kepada anak-anak dalam pengajaran.
2 - Hadis Sahih Muslim Jilid 4. Hadis Nombor 2480.
Dari Nawas bin Sam'an r.a. katanya: "Pada suatu pagi Rasulullah saw. berbicara mengenai Dajjal. Kadang-kadang beliau merendahkan suara dan kadang-kadang meninggikannya, sehingga kami merasa seolah-olah berada dalam kelompok lebah. Petang hari kami mendatangi beliau. Beliau sudah tahu persoalan kami. Tanya beliau, "Apa khabar kalian?" Jawab kami, "Ya, Rasulullah! Tadi pagi Anda berbicara mengenai Dajjal. Kadang-kadang Anda merendahkan suara dan kadang-kadang meninggikannya, sehingga kami merasa seolah-olah berada dalam kelompok lebah." Jawab Rasulullah saw., "Bukan Dajjal yang mengkhuatirkan ku terhadap kamu sekalian. Jika dia muncul, dan aku masih berada di antara kamu, tentu aku akan membelamu terhadapnya. Dan jika dia muncul, sedangkan aku sudah tidak berada di sampingmu, maka ummat manusia akan menjadi pembela atas dirinya sendiri, dan Allah Ta'ala pengganti ku menjadi pembela atas setiap orang muslim. Dajjal pemuda berambut keriting, matanya picik (buta matanya sebelah). Aku lebih condong mengatakannya serupa dengan Abdul 'Uzza bin Qathan. Barangsiapa di antara kamu bertemu dengannya, bacakan kepadanya permulaan surat Kahfi. Dia akan muncul di suatu tempat sunyi antara Syam dan Iraq. Lalu dia merusak ke kanan dan ke kiri. Wahai hamba Allah! Kerana itu teguhkan pendirianmu!" Tanya kami, "Ya, Rasulullah! Berapa lama dia tinggal di bumi?" Jawab Rasulullah saw., "Empat puluh hari. Satu hari seperti setahun, satu hari seperti sebulan, satu hari seperti sepekan, dan selebihnya seperti hari-hari kamu sekarang." Tanya kami, "Ya, Rasulullah! Ketika sehari seperti setahun, cukupkah kalau kami solat seperti solat kami sekarang?" Jawab beliau, "Tidak! Tetapi hitunglah bagaimana patutnya." Tanya kami, "Berapa kecepatannya (berjalan) di bumi?" Jawab beliau, "Seperti hujan ditiup angin. Dia mendatangi suatu kaum, maka diajaknya kaum itu supaya iman kepadanya, lalu mereka iman dan mematuhi segala perintahnya. Diperintahkannya langit supaya hujan maka turunlah hujan. Diperintahkannya bumi supaya subur, maka tumbuhlah tumbuh-tumbuhan. Bila hari telah petang, ternak mereka pulang ke kandang dalam keadaan lebih gemuk dan dengan susu lebih besar kerana cukup makan. Kemudian didatanginya kaum yang lain dan diajaknya mereka supaya iman kepadanya. Tetapi mereka menolak ajakannya. Maka dia berlalu dari mereka. Besok pagi negeri mereka menjadi kering kontang dan kekayaan mereka habis sama sekali. Kemudian dia lalu di suatu negeri yang telah rosak binasa. Katanya, "Keluarkan perbendaharaanmu!" Maka keluarlah seluruh kekayaan negeri itu dan pergi mengikuti Dajjal seperti pemimpin lebah diikuti rakyatnya. Kemudian dipanggilnya seorang muda remaja lalu dipukulnya dengan pedang sehingga anak muda itu belah dua dan belahannya terlempar sejauh anak panah dipanahkan. Dajjal memanggil tubuh yang telah terbelah itu kembali. Dia datang seutuhnya dan dengan wajah berseri-seri sambil tertawa. Sementara Dajjal asyik dengan perbuatan-perbuatannya yang merosak, Allah Ta'ala membangkitkan Isa Al Masih Ibnu Maryam. Dia diturunkan Allah dekat menara putih sebelah timur Damsyiq, memakai dua pakaian berwarna, berpegang pada sayap dua malaikat. Apabila dia menundukkan kepala hujan turun, dan apabila dia mengangkat kepala berjatuhan daripadanya biji-biji perak bagaikan mutiara. Orang kafir tidak diperkenankan mencium bau nafasnya. Siapa yang menciumnya dia terus mati. Bau nafasnya tercium sejauh mata memandang. Maka dicarinya Dajjal bertemu olehnya di pintu gerbang kota Lud (sebuah kota dekat Baitul Maqdis), lalu dibunuhnya Dajjal. Kemudian didatanginya kaum yang dipelihara Allah dari kejahatan Dajjal. Maka diusapnya mereka dan dikhabarkannya kepada mereka kedudukannya di syurga. Allah mewahyukan kepada 'Isa a.s., Aku akan mengeluarkan hamba-hamba-Ku yang tak terkalahkan oleh siapa pun. Kerana itu selamatkanlah hamba-hamba-Ku (yang saleh) ke bukit." Lalu Allah Ta'ala membangkitkan Ya'juj dan Ma'juj. Mereka turun melanda dari tempat yang tinggi. Gelombang pertama melalui telaga Thiber, lalu mereka minum habis air telaga tersebut. Kemudian lewat pula rombongan yang lain. Kata mereka, "Sesungguhnya dahulu di sini ada air." Nabi 'Isa dan para sahabat beliau terkepung sehingga sebuah kepala sapi lebih berharga bagi mereka daripada seratus dinar bagi seorang kamu hari ini (kerana kekurangan makanan). Nabiyallah 'Isa dan para sahabat beliau mendoa semoga Allah Ta'ala menghancurkan Ya'juj dan Ma'juj. Maka dikirim Allah kepada mereka penyakit hidung seperti pada haiwan-haiwan sehingga mereka mati semuanya. Kemudian Nabi 'Isa dan para sahabatnya turun ke bumi. Tetapi tidak sejengkal tanah pun didapatinya melainkan penuh dengan bangkai-bangkai busuk. Nabiyallah 'Isa dan para sahabatnya mendoa semoga Allah sudi menyingkirkan bangkai-bangkai busuk itu. Maka dikirim Allah burung-burung sebesar unta lalu diangkatnya bangkai-bangkai tersebut dan dilemparkannya ke tempat yang dikehendaki Allah. Kemudian diturunkan Allah hujan, sehingga walaupun rumah tanah liat dan rumah-rumah bulu dibersihkannya sehingga bumi kelihatan seperti kaca. Kemudian diperintahkan Allah kepada bumi, "Tumbuhkan tumbuh-tumbuhanmu dan kembalikan keberkatanmu!" Ketika itu sekelompok keluarga kenyang memakan sebuah delima dan mereka dapat berteduh di bawah kulitnya. Rezeki mereka sangat berkah, sehingga susu seekor unta cukup untuk orang sekampung. Susu seekor sapi cukup untuk orang satu qabilah. Susu seekor biri-biri cukup untuk sekelompok keluarga dekat. Ketika mereka sedang berada dalam keredhaan Tuhan yang demikian, tiba-tiba Allah mengirim angin baik melalui ketiak mereka, maka tercabut ruh setiap orang mukmin dan orang muslim. Maka tinggal orang-orang jahat belaka, bercampur-baur seperti keldai. Maka ketika itu terjadilah kiamat."
3 - Hadis Sunan Ibnu Majjah Jilid 4. Hadis Nombor 4075.
An-Nawwas bin Sam'an Al-Kilabiy mengatakan: Rasulullah saw. menuturkan Dajjal di waktu pagi. Beliau lirihkan dan keraskan suaranya, sehingga kami mengira bahawa Dajjal itu ada di dalam sekumpulan pohon kurma. Beliau bersabda: "Selaian Dajjal adalah yang lebih saya khawatirkan terhadap kalian: Kalau dia keluar, sedang saya di tengah-tengah kalian, maka saya adalah orang yang menentangnya (menundukkannya) untuk kalian. Tapi kalau dia keluar, sedangkan saya tidak bersama kalian, maka masing-masing orang adalah yang menentangnya sendiri-sendiri. Sedangkan Allah adalah Dzat yang mengurus setiap orang muslim kerana saya. Sesungguhnya Dajjal adalah seorang pemuda yang rambutnya keriting, dan matanya tegak/mendelik. Sepertinya saya dapat menyamakannya 'Abdul-'Uzza bin Qathen. Barangsiapa di antara kalian melihatnya, maka hendaklah dia membaca pembukaan surat Al-Kahfi kepadanya. Sebab dia itu keluar dari jalan antara Syam dan Irak. Dia membuat kerusakan kanan dan kiri-daerah yang dilaluinya, pent.- Wahai hamba-hamba Allah, tetaplah kamu sekalian (pada agama Islam.". Kami bertanya: "Wahai Rasulullah, berapa lamanya dia tinggal di bumi ?" Beliau menjawab: "40 (empat puluh) hari. Sehari bagaikan setahun, sehari bagaikan sebulan dan sehari bagaikan seminggu Dan hari-hari selebihnya seperti hari-hari kalian". Kami bertanya: "Wahai Rasulullah, lalu hari yang tersebut yang seperti setahun itu, apakah kami sudah cukup mengerjakan solat sehari itu ?" Beliau menjawab: "Maka perhitungkanlah perkiraannya itu". Perawi berkata lagi, kami bertanya: "Berapa kecepatan jalannya di bumi .". Beliau menjawab: "Seperti hujan yang dibawa oleh angin". Kata beliau selanjutnya: "Maka dia mendatangi kaum, lalu mengajak mereka, mereka mahu dan beriman kepadanya. Dia "Dajjal" memerintahkan langit agar hujan, maka hujanlah langit itu. Dia memerintahkan bumi agar menumbuhkan tetumbuhan, maka bumi menumbuhkannya. Dan ternak-ternak mereka kembali di petang hari pada kaum itu dengan tinggi ponoknya, banyak air susunya dan kenyang. Kemudian dia "yakni Dajjal-mendatangi kaum, lalu mengajak mereka, maka mereka menolak/mendustakan ucapannya. Lalu Dajjal pergi dari mereka, maka jadilah mereka tertimpa kelaparan. Mereka tidak menemukan apa-apa. Kemudian Dajjal melalui tanah reruntuhan, lalu dia berkata kepadanya: "Keluarkanlah simpanan harta-karunmu". Lalu dia pergi. Dia diikuti oleh barang-barang yang disimpan oleh bumi, seperti sekawanan tawon/lebah. Lalu dia memanggil seorang lelaki muda belia. Dia memukulnya sekali pukul dengan pedang. Dia memotongnya menjadi dua potong yang dipisah sejauh lemparan. Kemudian dia (si Dajjal itu) memanggil lelaki itu, lalu lelaki itu datang dengan wajah yang berseri-seri dan tertawa. Selanjutnya, pada saat mereka seperti itu, tiba-tiba Allah mengirimkan 'Isa bin Maryam. Beliau turun di Menara Putih, sebelah timur Damsyiq, dengan dua kain yang diwenter dengan dua warna, Dia meletakkan kedua telapak tangannya pada sayap kedua malaikat. Bila beliau menundukkan kepalanya, maka turunlah butiran-butiran perak bagai mutiara. Dan tidak dapat bagi orang kafir mendapati bau nafasnya, kecuali orang itu mati, sedangkan nafasnya akan berhenti manakala kejapan matanya berhenti. Lalu pergi, sampai dia menemukannya di pintu Lud (yakni: negeri dekat Baitul-Muqaddas), lalu dia membunuh Dajjal. Selanjutnya Nabiyullah 'Isa mendatangi kaum yang telah mendapat pemeliharaan Allah. Lalu Beliau mengusap wajah mereka dan mewartakan kepada mereka pangkat mereka dalam syurga. Sementara mereka dalam keadaan seperti itu tiba-tiba Allah memberi wahyu kepada 'Isa: "Hai 'Isa, sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba-Ku, yang tidak ada kekuatan dan kemampuan bagi seseorang untuk membunuh mereka, dan kumpulkanlah para hamba-Ku itu ke gunung Thur". Dan Allah mengirimkan Ya-juj dan Ma-juj. Sedangkan mereka itu, sebagaimana Allah firmankan, turun cepat dari tempat-tempat yang tinggi (Baca: QS. 21:96). Mereka yang paling awal lalu Danau Thabariyah, lalu minum apa yang ada di dalamnya. Kemudian barisan yang paling akhir lewat, lalu mengatakan: "Sungguh ada di dalam ini "danau" suatu air, sekali. Dan Nabiyullah 'Isa dan sahabat-sahabatnya datang, sehingga kepala sapi milik seseorang di antara mereka adalah lebih baik daripada 100 (seratus) dinar milik salah seorang kalian, pada hari ini. Maka Nabiyullah 'Isa dan para sahabatnya mencintai Allah. Kemudian Allah mengirimkan ulat kepada kaum Ya-juj dan Ma-juj di leher mereka. Maka mereka lalu mati, seperti kematian seorang saja. Lalu turunlah Nabiyullah 'Isa dan para sahabatnya, maka mereka tidak menemukan sejengkalpun tempat kecuali telah dipenuhi oleh bau busuk, hanyir dan darah mereka. Kemudian mereka -Nabi 'Isa dan para sahabatnya- berdoa kepada Allah, lalu Allah mengirimkan kepada mereka burung seperti unta yang panjang lehernya. Lalu burung tersebut membawa mereka "yakni: kelompok Ya-juj-, lalu membuangnya di suatu tempat yang Allah kehendaki. Kemudian Allah mengirimkan hujan kepada mereka, rumah yang terdiri dan tanah liat dan bulu tidak dapat melindungi mereka dari air hujan. Lalu dia mencucinya sehingga meninggalkannya bagaikan kaca/ cermin. Kemudian dikatakan kepada bumi: "Tumbuhkanlah buahmu, dan berikanlah keberkahanmu".. Maka pada hari itu sekelompok orang- orang makan dari buah delima, dan dapat membuat mereka kenyang. Mereka dapat bernaung dengan kulit delima. Dan Allah memberi keberkahan pada air susu, sehingga sesungguhnya unta yang baru saja kahwin dapat mencukupi sekelompok orang banyak dan sapi yang baru saja kahwin dapat mencukupi satu kabilah dan kambing yang baru saja kahwin dapat mencukupi kerabat dekat*. Selanjutnya, pada saat mereka yang demikian itu, tiba-tiba Allah mengirimkan angin yang baik kepada mereka, lalu angin itu mengambil di bawah ketiak mereka dan mencabut roh setiap orang muslim, dan tinggallah -masih hidup- semua manusia yang lain, sedangkan mereka melakukan persetubuhan di depan orang banyak, seperti halnya dilakukan oleh himar. Maka terhadap merekalah hari kiamat terjadi". * Yakni, bila hewan disembelih dapat mencukupi dagingnya untuk dimakan oleh serombongan manusia, baik kelompok kecil atau kelompok besar. (penterjemah.).
4 - Hadis Sahih Muslim Jilid 4. Hadis Nombor 2481.
Dari Abu Sa'id Al Khudri r.a. katanya: "Rasulullah saw. menceritakan kepada kami suatu cerita yang panjang mengenai Dajjal. Antara lain beliau menceritakan Dajjal itu datang. Dia terlarang masuk ke Madinah. Kerana itu dia berhenti di sebuah kebun di pinggir kota. Pada hari itu datang kepadanya seorang lelaki elok. Kata lelaki itu, "Aku memastikan bahawa engkau adalah Dajjal yang diceritakan Rasulullah saw. ke pada kami." Kata Dajjal kepada para pengikutnya, "Bagaimana pendapat kalian, jika ku bunuh orang ini, aku bisa menghidupkannya kembali. Ragukah kalian akan hal itu?" Jawab mereka, "Tidak!" Maka dibunuhnya orang itu, kemudian dihidupkannya kembali. Setelah hidup kembali lelaki itu berkata kepada Dajjal, "Demi Allah! Sekarang aku tambah yakin engkau sesungguhnya Dajjal." Dajjal hendak membunuhnya kembali, tetapi dia tidak sanggup lagi melakukannya. Kata Abu Ishaq, "Lelaki itu ialah Nabi Khidhir 'alaihissalam."
5 - Hadis Sunan At-Termizi Jilid 3. Hadis Nombor 2341.
An Nawas bin Samaan Al-Kilabi berkata: "Rasulullah saw. menuturkan Dajjal pada suatu pagi, lalu beliau menurunkan dan mengangkat (pandangannya) sehingga kami menyangka dia di sekitar pohon kurma", Nawwas berkata: "Lalu kami pergi dari sisi Rasulullah kemudian kami kembali kepada Beliau kemudian beliau mengetahui tanda ketakutan kami kepada Dajjal kemudian Beliau bersabda: "Apa yang terjadi padamu?" Dia berkata: "Kami berkata: "Wahai Rasulullah engkau telah menyebutkan Dajjal pada suatu pagi lalu engkau merendahkan (pandangan) dan mengangkatnya sehingga kami menyangka dia berada di sekitar pohon kurma". Beliau bersabda: "Selain Dajjal lebih aku takuti atas kamu. Kalau dia keluar sedangkan aku ada di tengah-tengah kamu maka aku menang atasnya dengan hujjah di hadapanmu dan kalau dia keluar dan kalau aku tidak berada di tengah-tengah kamu, maka setiap orang menghadapinya sendiri dengan hujjah dan Allah adalah penggantiku atas setiap muslim. Sesungguhnya Dajjal adalah pemuda yang sangat keriting rambutnya, matanya menonjol menyerupai Abdul Azza bin Qathan. Barang siapa di antara kamu melihatnya maka hendaklah ia membaca ayat-ayat permulaan surat Kahfi." Beliau bersabda: "ia keluar di daerah antara Syam dan Iraq lalu merusak ke kiri dan ke kanan. Hai hamba Allah, tinggallah dengan tenang." Kami berkata: "Wahai Rasulullah berapa lama ia tinggal di bumi?" Beliau bersabda: "Empat puluh hari yang sehari seperti sebulan dan sehari seperti satu minggu dan seluruh hari hari lainnya seperti hari-harimu". Dia berkata: "Wahai Rasulullah beritahulah kami sehari seperti setahun apakah cukup bagi kami melakukan solat sehari?" Beliau bersabda: "Tidak, tetapi perkirakanlah". Kami berkata: "Wahai Rasulullah, bagaimana kecepatan Dajjal di bumi?" Beliau bersabda: "Seperti kecepatan hujan, yang diikuti dari belakang oleh angin lalu mendatangi kaum lalu mengajak mereka tapi mereka mendustakannya dan mengembalikan perkataannya kepadanya. Ia pergi dari mereka kemudian mendatangi suatu kaum lalu mengajak mereka lalu mereka mengabulkan ajakannya dan membenarkannya. Kemudian ia memerintahkan langit agar menurunkan hujan lalu ia menurunkan hujan dan memerintahkan bumi agar tumbuh tumbuh-tumbuhan lalu ia menumbuhkan tumbuh-tumbuhan lalu binatang ternak mereka kembali pada petang hari kepada mereka dalam keadaan sangat tinggi setinggi puncak (kerana sangat gemuk) sangat lebar punggungnya (kerana kenyang) serta sangat deras air susunya. Kemudian ia mendatangi tanah yang hancur lalu berkata kepadanya: "Keluarkanlah simpanan-simpananmu" lalu ia pergi dari tanah tersebut maka tanah itu mengeluarkan simpanan-simpanannya serta mengikuti pemimpin lebah. Kemudian ia memanggil seorang pemuda beliau lalu membunuhnya dengan pedang lalu memotongnya menjadi dua potongan kemudian memanggilnya maka pemuda itu datang menghadap kepadanya dengan muka berseri-seri serta tertawa. Pada saat seperti itu tiba-tiba Isa bin Maryam turun di arah timur kota Damasqus di dekat menara putih berpakaian dua kain mahrudah (berwarna kuning) serta meletakkan tangannya pada sayap dua malaikat. Apabila ia menundukkan mukanya meneteslah (butiran mutiara) dan apabila ia mengangkat kepalanya jatuhlah butiran seperti mutiara daripadanya." Beliau bersabda: "Tidaklah seseorang (orang kafir) mendekatkan bau nafasnya melainkan dia mati dan bau nafasnya adalah sepanjang penglihatannya." Beliau bersabda: "Lalu dia mencari Dajjal sehingga menjumpainya di pintu Ludd (daerah Baitul Maqdis) kemudian beliau membunuhnya". Beliau bersabda: "Lalu beliau (Isa) tinggal dalam keadaan seperti itu menurut kehendak Allah". Beliau bersabda: "Kemudian Allah memerintahkan kepadanya "Singkirkan hamba-hambaKu ke gunung kerana sesungguhnya Aku tempatkan hamba-hambaKu yang tidak ada seorangpun mampu memerangi mereka." Beliau bersabda: "Allah membangkitkan Yakjuj dan Makjuj dan mereka seperti apa yang difirmankan Allah: yang beerti (mereka dari setiap tanah yang tinggi berjalan dengan cepat).(Surah Anbiya: 96). Beliau bersabda: Permulaan rombongan mereka melalui laut kecil Athabariyyah lalu meminum air yang ada di dalamnya, kemudian akhir rombongan melewatinya lalu berkata: "Sungguh di tempat ini pernah ada air", Lalu mereka berjalan sehingga sampai di gunung Baitul Maqdis lalu berkata: "Sungguh kami telah membunuh orang yang berada di bumi, marilah kita membunuh orang yang ada di langit", lalu mereka melemparkan panah mereka ke langit". Kemudian Allah mengembalikan panah mereka kepada mereka dalam keadaan berwarna merah darah. Isa bin Maryam dan teman-temannya dikepung sehingga kepala sapi pada hari itu lebih baik bagi mereka daripada seratus dinar bagi seseorang di antara kamu pada hari ini." Beliau bersabda: "Lalu Isa bin Maryam dan sahabatnya memohon kepada Allah agar membinasakan mereka." Beliau bersabda: "Lalu Allah mengirimkan atas mereka (Yakjuj dan Makjuj) ulat pada leher mereka, lalu pagi-pagi mereka menjadi mangsa binatang buas serta mati seperti matinya satu orang. Beliau bersabda: "Isa dan sahabat-sahabatnya turun tapi tidak menjumpai sejengkal tempat melainkan dipenuhi lemak, bau busuk dan darah mereka." Beliau bersabda: "Lalu Isa dan sahabat-sahabatnya memohon kepada Allah. Beliau bersabda: "Lalu Allah mengirimkan atas mereka burung-burung yang lehernya seperti leher unta, lalu membawa mereka (mayat-mayat tersebut) dan melemparkan mereka ke tebing. Dan orang-orang muslim menyalakan api dengan anak panah, panah dan tempat panah mereka selama tujuh tahun dan Allah menurunkan atas mereka hujan yang kerananya rumah yang terbuat dari bulu (rumah kota) maupun rumah yang terbuat dari tanah keras (rumah badui) tidak tertutup apapun". Beliau bersabda: "Lalu hujan itu mencuci bumi kemudian membiarkannya seperti cermin." Beliau bersabda: "Kemudian dikatakan kepada bumi keluarkanlah buah-buahan dan kembalikanlah berkahmu". Pada hari itu satu rombongan makan buah delima dan mereka bernaung dengan kulitnya, dan Allah memberi berkah pada susu sehingga rombongan banyak cukup dengan seekor unta yang baru melahirkan. Sesungguhnya satu kabilah cukup dengan sapi yang baru melahirkan dan satu keluarga cukup dengan satu kambing yang baru melahirkan. Pada saat mereka dalam keadaan demikian itu tiba-tiba Allah mengirimkan angin lalu mencabut nyawa setiap mukmin dan tinggal manusia yang tidak beriman, di mana mereka bersetubuh dengan terang-terangan sebagaimana keldai bersetubuh dengan terang-terangan. Maka atas merekalah datangnya hari kiamat." Hadis ini adalah gharib hasan sahih. Kami tidak mengetahui selain dari hadis Abdur Rahman bin Yazid bin Jabir.
6 - Hadis Sahih Muslim Jilid 4. Hadis Nombor 2478.
Dari Hudzaifah r.a. katanya Rasulullah saw. bersabda: "Aku lebih tahu tentang Dajjal daripada Dajjal itu sendiri. Dia mempunyai dua sungai yang mengalir. Yang satu kelihatan oleh mata mengalirkan air putih bersih, sedang yang satu lagi kelihatan bagaikan api bergejolak yang sedang mengalir. Siapa yang menemukannya, hendaklah didatanginya sungai yang kelihatan seperti api menyala, lalu pejamkan mata, tundukkan kepala dan minumlah airnya. Maka sesungguhnya itulah air sejuk. Dajjal matanya tertutup oleh selapis daging tebal. Antara kedua matanya terdapat tulisan 'kafir', yang dapat dibaca oleh setiap orang mukmin, baik yang tahu tulis baca atau tidak."
7 - Hadis Sahih Bukhari Jilid 3. Hadis Nombor 1499.
Dari Abdullah r.a., katanya: Pada suatu hari Nabi s.a.w menceritakan di tengah-tengah orang banyak tentang Al Masih Dajjal. Beliau bersabda: "Tuhan itu tiada buta sebelah. Ketahuilah Al Masih Dajjal itulah yang buta matanya sebelah kanan seolah-olah matanya itu anggur yang terulur ke luar. Pada suatu malam, waktu saya tidur dekat Kaabah saya bermimpi. Ketika itu saya lihat ada seorang laki-laki kemerah-merahan warna kulitnya, amat bagus sekali, rambutnya terurai antara bidang bahunya, tersisir baik, kepalanya menitikkan air, licin berkilat, diletakkannya tangannya di atas bahu dua orang laki-laki dan ia tawaf di Baitullah (Kaabah). Saya bertanya: "Siapakah ini?" Mereka menjawab: Inilah Al Masih anak Maryam". Kemudian saya melihat seorang laki-laki di belakang orang itu, keriting lagi pendek rambutnya, buta matanya sebelah kanan, serupa dengan orang yang saya lihat dari Ibnu Qathan, diletakkannya kedua tangannya di atas bahu seorang laki-laki juga tawaf di Baitullah. Saya bertanya: "Siapakah ini?" Mereka menjawab: "Al Masih Dajjal!"
8 - Hadis Sunan At-Termizi Jilid 3. Hadis Nombor 2348.
Abd bin Humaid menceritakan kepada kami, Abdur Rahman memberitahukan kepada kami, Maamar memberitahukan kepada kami dari Az Zuhri dari Salim dari Ibnu Umar bahawasanya Rasulullah saw. menjumpai Ibnu Shayyad di tengah kelompok sahabatnya di antara mereka terdapat Umar bin Al Khaththab dan dia (Ibnu Shayyad) tengah bermain beserta anak-anak kecil di dekat gedung bani Maghalah sedangkan dia anak kecil lalu dia tidak mengerti sehingga Rasulullah saw. memukul punggungnya kemudian beliau bersabda: "Apakah kamu bersaksi bahawa aku utusan Allah?" Ibnu Shayyad memandang beliau seraya berkata: "Aku bersaksi bahawa engkau adalah utusan orang-orang buta huruf". Umar berkata: "Kemudian Ibnu Shayyad berkata kepada Rasulullah saw.: "Apakah engkau bersaksi bahawa aku utusan Allah?" Rasulullah saw. menjawab: "Aku beriman kepada Allah dan para utusanNya". Kemudian Rasulullah saw. bersabda: "Apa yang datang kepadamu?" Ibnu Shayyad berkata: "Datang kepada ku berita yang benar dan berita yang dusta", Rasulullah saw. bersabda: "Urusan itu campur atasmu". Kemudian Rasulullah saw. bersabda: "Sesungguhnya aku menyembunyikan dalam benakku sesuatu", dan beliau menyembunyikan baginya: " (hari ketika langit membawa kabut yang nyata) (Ad Dukhan: 10). Ibnu Shayyad berkata: "Ia adalah kabut". Lalu Rasulullah saw. bersabda: "Pergilah! kamu tidak akan melampaui ukuranmu". Umar berkata: "Wahai Rasulullah, izinkanlah aku untuk memenggal lehernya". Rasulullah saw. bersabda: "Kalau dia benar (Dajjal) maka kamu tidak akan menguasainya dan kalau dia tidak benar (Dajjal) maka tidak baik kamu untuk membunuhnya." Abdur Razzaq berkata: maksudnya Dajjal.
9 - Hadis Sahih Bukhari Jilid 4. Hadis Nombor 1885.
Dari Mugbirah bin Syu'bah r.a. katanya: "Tidak seorang pun yang menanyakan kepada Nabi saw. tentang dajjal, serupa yang saya tanyakan. Beliau mengatakan kepada saya: "Tiada akan membahayakan kepada engkau." Saya berkata: "Kerana mereka mengatakan, bahawa dajjal itu membawa bukit roti dan sungai yang ada airnya." Kata Nabi: "Bagi Allah mudah (memperbuat) lebih dari itu. "
10 - Hadis Sunan Ibnu Majjah Jilid 4. Hadis Nombor 4091.
dari Nafi' bin 'Utbah bin Abu Waqqash, dari Nabi saw. bersabda: "Kamu sekalian akan menyerang Jazirah Arab, maka Allah akan memenangkan. Kemudian kamu sekalian akan menyerang negeri Rum, maka .Allah akan memenangkan. Kemudian kamu sekalian akan menyerang Dajjal, maka Allah akan memenangkan". Jabir berkata: Maka Dajjal tidak akan keluar, sebelum Rum dikalahkan.
11 - Hadis Sahih Bukhari Jilid 4. Hadis Nombor 1891.
Dari Anas bin Malik r.a. dari Nabi saw. beliau bersabda: "Dajjal datang ke Madinah, lalu didapatinya dikawal oleh malaikat dan kerana itu dajjal itu tidak berani mendekatinya. "Selanjutnya beliau bersabda: "Tidak pula (mendekati Madinah) penyakit taun (sampar), InsyaAllah.
12 - Hadis Sunan An-Nasai Jilid 2. Hadis Nombor 1473.
Dari Yahya bin Sa'id katanya: " 'Aisyah pernah memberitahu: "Pada suatu hari ketika Rasulullah saw keluar dari rumah, maka terjadilah gerhana Matahari. Pada waktu itu, para isteri Nabi berkumpul di kamar beliau, setelah Rasulullah saw datang mendekati pertengahan hari, maka beliau segera melakukan solat gerhana berjamaah. Dalam solatnya itu beliau memanjangkan berdirinya, kemudian beliau rukuk sambil memanjangkan rukuknya. Kemudian beliau bangkit dari rukuk dan beliau berdiri dan memanjangkan berdirinya, tapi kurang dari waktu berdirinya yang pertama. Kemudian beliau rukuk dengan memanjangkan rukuk tapi kurang dari rukuknya yang pertama. Setelah beliau berdiri dari rukuk, maka beliau sujud. Ketika berdiri pada rakaat yang kedua, maka beliau mengerjakan seperti yang beliau kerjakan pada rakaat pertama, hanya saja beliau agak memendekkan berdirinya dan rukuknya dari yang telah dilakukannya pada rakaat yang pertama. Kemudian beliau sujud, dan seterusnya beliau menyempurnakan solatnya hingga akhir. Beliau mengakhiri solatnya setelah gerhana matahari berakhir. Kemudian beliau duduk di atas mimbar untuk berpidato. Dalam pidatonya itu beliau bersabda: "Sesungguhnya manusia akan mengalami ujian didalam kuburnya, sebagaimana dia mengalami ujian semasa timbulnya Dajjal.
13 - Hadis Sahih Muslim Jilid 1. Hadis Nombor 0130.
Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda :"Ada tiga perkara, apabila ketiganya terwujud, maka iman seseorang tiada berguna lagi, apabila dia belum iman sebelumnya, atau tiada berbuat kebajikan dengan imannya itu. Yaitu : (1) Apabila matahari terbit di Barat. (2) Dajjal keluar (3) Dabbah (binatang melata) berkeliaran di muka bumi."
14 - Hadis Sunan At-Termizi Jilid 3. Hadis Nombor 2338.
dari Abu Bakkar Ash Shiddiq berkata: "Rasulullah saw, menceritakan kepada kami seraya bersabda: "Dajjal itu keluar di suatu negeri di arah timur yang disebut Khurasan, dia diikuti oleh kaum seolah-olah mereka seperti perisai yang dipalu.
15 - Hadis Sunan An-Nasai Jilid 4. Hadis Nombor 3952.
Dari Al-Azraq ibnu Qais dari Syarik ibnu Syihab berkata: "Aku ingin bertemu dengan salah seorang sahabat Rasulullah untuk bertanya tentang sifat-sifat kaum Khawarij. Pada hari raya aku bertemu dengan Abu Barzah bersama beberapa orang sahabatnya. Aku bertanya padanya: "Adakah kamu telah mendengar Rasulullab saw pernah menyebut-nyebut tentang kaum Khawarij?" la menjawab: "Ya, aku telah mendengar dengan kedua telingaku dan menyaksikan secara langsung dengan kedua mataku ini, bahawasanya ketika Rasulullah saw mendapat harta sedekah, maka ia membahaginya dan memberikan pada orang yang disebelah kanannya dan prang disebelah kirinya, sedangkan beliau tidak memberikan pada orang yang dibelakangnya. Maka seorang yang berkulit hitam berambut panjang dan berbaju putih yang berada di belakang beliau dan berkata: "Wahai Muhammad, kamu tidak adil dalam memberikan harta ini." Rasulullah saw sangat marah, kemudian beliau bersabda: "Demi Allah, sepeninggalku kelak, kamu sekalian tidak akan mendapatkan seorangpun yang lebih adil dariku." Kemudian beliau bersabda: "Pada akhir zaman nanti, akan ada suatu kaum, mereka pandai membaca Al Quran tetapi hati mereka tidak tertembus oleh ajaran Islam. Mereka keluar dari Islam secepat terlepasnya anak panah dari busurnya. Mereka akan selalu ada hingga orang terakhir dari golongan mereka akan muncul bersama Dajjal. Dan orang ini adalah termasuk dari golongan mereka. Jika kamu mendapatkan mereka, maka bunuhlah mereka adalab sejahat-jahatnya makhluk."
16 - Hadis Sahih Muslim Jilid 4. Hadis Nombor 2483.
Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah saw. bersabda: "Segeralah kamu beramal sebelum terjadi enam perkara: (1) Sebelum matahari terbit dari Barat. (2) Keluar asap atau kabut. (3) Keluar Dajjal. (4) Keluar Dabbah (binatang melata). (5) Peristiwa yang menimpa diri mu sendiri (maut). (6) Peristiwa yang menimpa orang banyak (kiamat)."
17 - Hadis Sunan At-Termizi Jilid 5. Hadis Nombor 4023.
Jabir bin Abdillah berkata: "Ummu Syuraik menceritakan kepada ku bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya manusia lari dari Dajjal ketika keluar sehingga mereka sampai di gunung-gunung". Ummu Syuraik berkata: "Wahai Rasulullah di mana orang Arab pada waktu itu?" Beliau bersabda: "Mereka sedikit"
18 - Hadis Sahih Muslim Jilid 2. Hadis Nombor 0774.
Dari Abu Darda' r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Siapa yang menghafal sepuluh ayat dari awal surat Al Kahfi, dia terpelihara dari bencana kejahatan Dajjal."
19 - Hadis Sahih Muslim Jilid 3. Hadis Nombor 1304.
Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Di jalan-jalan masuk ke kota Madinah ada malaikat pengawal, sehingga bahaya wabah dan bahaya Dajjal tidak dapat masuk ke kota itu."
20 - Hadis Sunan At-Termizi Jilid 3. Hadis Nombor 2350.
Abdullah bin Muawiyyah Al-Jumahi menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah memberitahukan kepada kami dari Ali bin Zaid dari Abdur Rahman bin Bakrah dari ayahnya berkata: "Rasulullah saw. bersabda: "Ayah Dajjal dan ibunya tinggal selama tiga puluh tahun tanpa dikurnia anak. Lalu dikurnia anak laki-laki yang buta mata sebelah, sesuatu yang paling membahayakan dan sedikit manfaatnya, kedua matanya tidur, tapi kedua hatinya tidak tidur." Rasulullah saw menerangkan kepada kami ciri-ciri kedua orang tuanya. Beliau bersabda: "Ayahnya sangat tinggi lagi kurus dagingnya seolah-olah hidupnya seperti paruh dan ibunya adalah perempuan gemuk serta panjang teteknya". Abu Bakrah berkata: "Aku mendengar seorang bayi lahir dari golongan Yahudi di Madinah kemudian aku pergi beserta Az Zubair bin Al-Awwam sehingga kami masuk kepada kedua orang tuanya ternyata apa yang disifatkan Rasulullah ada pada kedua orang tua itu. Kami berkata: "Apakah kamu berdua mempunyai anak?" Mereka berkata: "Kami tinggal selama tiga puluh tahun tanpa dikurnia anak kemudian dikurnia seorang anak laki-laki yang buta sebelah matanya, sesuatu yang paling banyak bahayanya dan sedikit manfaatnya, kedua matanya tidur tapi kedua hatinya tidak tidur." Abu Bakrah berkata: "Lalu kami keluar dari sisi mereka, tiba-tiba mereka melemparkan diri ke terik matahari di dalam selimut dan dia bergumam, lalu membuka matanya kemudian berkata: "Apa yang kamu katakan?" Kami berkata: "Apakah kamu mendengar apa yang kami katakan?" Dia berkata: "Ya, kedua mata ku tidur tapi kedua hatiku tidak tidur.
21 - Hadis Sunan Ibnu Majjah Jilid 4. Hadis Nombor 4093.
Mewartakan kepada kami Suwaid bin Sa'id, mewartakan kepada kami Baqiyyah, dari Bahir bin Sa'ed, dari Khalid bin Abu Bilal, dari 'Abdullah bin Busr, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: "Antara pembantaian dan penaklukan kotanya adalah 6 (enam) tahun. Dan Dajjal akan keluar pada tahun ke tujuh".
22 - Hadis Sunan At-Termizi Jilid 3. Hadis Nombor 2344.
Qutaibah menceritakan kepada kami, Abdul Aziz bin Muhammad.memberitahukan kepada kami dari Al Ala' bin Abdurrahman dari ayahnya dari Abu Hurairah bahawa Rasulullah saw. bersabda: "Iman itu dari Yaman, Kufur itu dari arah timur, ketenangan itu bagi pemilik kambing, kebanggaan dan pamer itu pada orang-orang yang tinggi suaranya iaitu pemilik kuda dan penghuni khemah yang terbuat dari bulu unta. Dajjal datang, jika dia sampai di belakang gunung Uhud maka para Malaikat memalingkan mukanya ke arah Syam dan di sana dia binasa." Hadis ini adalah sahih.
Dari Abu Darda' r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Siapa yang menghafal sepuluh ayat dari awal surat Al Kahfi, dia terpelihara dari bencana kejahatan Dajjal."
19 - Hadis Sahih Muslim Jilid 3. Hadis Nombor 1304.
Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Di jalan-jalan masuk ke kota Madinah ada malaikat pengawal, sehingga bahaya wabah dan bahaya Dajjal tidak dapat masuk ke kota itu."
20 - Hadis Sunan At-Termizi Jilid 3. Hadis Nombor 2350.
Abdullah bin Muawiyyah Al-Jumahi menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah memberitahukan kepada kami dari Ali bin Zaid dari Abdur Rahman bin Bakrah dari ayahnya berkata: "Rasulullah saw. bersabda: "Ayah Dajjal dan ibunya tinggal selama tiga puluh tahun tanpa dikurnia anak. Lalu dikurnia anak laki-laki yang buta mata sebelah, sesuatu yang paling membahayakan dan sedikit manfaatnya, kedua matanya tidur, tapi kedua hatinya tidak tidur." Rasulullah saw menerangkan kepada kami ciri-ciri kedua orang tuanya. Beliau bersabda: "Ayahnya sangat tinggi lagi kurus dagingnya seolah-olah hidupnya seperti paruh dan ibunya adalah perempuan gemuk serta panjang teteknya". Abu Bakrah berkata: "Aku mendengar seorang bayi lahir dari golongan Yahudi di Madinah kemudian aku pergi beserta Az Zubair bin Al-Awwam sehingga kami masuk kepada kedua orang tuanya ternyata apa yang disifatkan Rasulullah ada pada kedua orang tua itu. Kami berkata: "Apakah kamu berdua mempunyai anak?" Mereka berkata: "Kami tinggal selama tiga puluh tahun tanpa dikurnia anak kemudian dikurnia seorang anak laki-laki yang buta sebelah matanya, sesuatu yang paling banyak bahayanya dan sedikit manfaatnya, kedua matanya tidur tapi kedua hatinya tidak tidur." Abu Bakrah berkata: "Lalu kami keluar dari sisi mereka, tiba-tiba mereka melemparkan diri ke terik matahari di dalam selimut dan dia bergumam, lalu membuka matanya kemudian berkata: "Apa yang kamu katakan?" Kami berkata: "Apakah kamu mendengar apa yang kami katakan?" Dia berkata: "Ya, kedua mata ku tidur tapi kedua hatiku tidak tidur.
21 - Hadis Sunan Ibnu Majjah Jilid 4. Hadis Nombor 4093.
Mewartakan kepada kami Suwaid bin Sa'id, mewartakan kepada kami Baqiyyah, dari Bahir bin Sa'ed, dari Khalid bin Abu Bilal, dari 'Abdullah bin Busr, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: "Antara pembantaian dan penaklukan kotanya adalah 6 (enam) tahun. Dan Dajjal akan keluar pada tahun ke tujuh".
22 - Hadis Sunan At-Termizi Jilid 3. Hadis Nombor 2344.
Qutaibah menceritakan kepada kami, Abdul Aziz bin Muhammad.memberitahukan kepada kami dari Al Ala' bin Abdurrahman dari ayahnya dari Abu Hurairah bahawa Rasulullah saw. bersabda: "Iman itu dari Yaman, Kufur itu dari arah timur, ketenangan itu bagi pemilik kambing, kebanggaan dan pamer itu pada orang-orang yang tinggi suaranya iaitu pemilik kuda dan penghuni khemah yang terbuat dari bulu unta. Dajjal datang, jika dia sampai di belakang gunung Uhud maka para Malaikat memalingkan mukanya ke arah Syam dan di sana dia binasa." Hadis ini adalah sahih.
No comments:
Post a Comment